Friday, June 15, 2007

SATU HARI LAGI DI ANGKE

Sepasang Itik benjut terbang rendah dari rimbunnya rerumputan sesaat perahu mendekat, namun kembali berenang tidak jauh dari tempatnya semula dan tidak mempedulikan munculnya perahu dari balik rerumputan. suasana lain tampak menyeruak saat perahu mulai bergerak ketengah rawa di Suaka Margasatwa Muara Angke, seperti tidak berada di sesaknya kota Jakarta. Lima ekor Kuntul besar tampak dengan tenangnya berdiri dengan anggun di antara gerumbul kitower menikmati sengatan sinar matahari.

Perahu kayu melaju lambat mengikuti kayuhan dayung menuju ke asosiasi nipah di barat laut kawasan. Selama menyusuri tengah rawa nampak hilir mudik Pecuk Ular dengan lehernya yang panjang terbang dan hinggap diantara pohon-pohon pidada. Sebagian lagi terlihat dipucuk-pucuk pidada membentangkan sayapnya menyapa sang mentari dan berharap panasnya dapat mengeringkan bulu-bulu terbangnya. Mendekati kumpulan Nipah, nampak beterbangan Kowak malam dan Kokokan laut keluar dari antara bilah-bilah Nipah dengan suara-suara mereka yang khas melengking parau.

Di salah satu bilah nipah nampak seekor Cekakak Sungai dengan seksama memperhatikan permukaan air di bawahnya, dan dengan gerakan yang cepat luar biasa masuk kedalam air dan kembali ketempat dimana dia bertengger tadi dengan seekor ikan di paruhnya. Perahusekarang telah bergerak meninggalkan rimbunan Nipah dan beralih ke kumpulan Pidada yang beberapa berukuran besar namun sudah tidak sehat lagi. Sesekali perahu harus berhenti karena terhalang potongan-potongan bambu yang tidak lagi dijadikan ajir atau karena dangkal. Keriuhan Prenjak Jawa dan Kipasan belang mewarnai perjalanan kembali ke tengah rawa.

Melihat ke tengah rawa dengan latar belakang rimbunan Pidada dan dibelakangnya terlihat empat bangunan apartemen berdiri menjulang merupakan suatu pemandangan yang sangat kontras. Terkenang saat setahun yang lalu ditengah rawa dipenuhi tumbuhan eksotis Eceng gondok yang membuat orang sulit untuk mengarungi rawa, yang sekarang sudah menghilang karena lancarnya aliran air laut. Semoga tetap ada.........

No comments: